Insan yang sederhana  istimewa,klassik tapi unik,antik penuh religius.Itulah sosok kang “kang santri” yang suka berdiam di pondokan sederhana nan menyejukkan jiwa.
Dia tersibukkan dengan mengaji dan tabarrukan kepada para kiyai.Kini kang santri yang satu ini,mencoba menulis lewat lembaran-lembaran yang tersusun dalam risalah yang anda baca.
       
         Terkadang yang indah bukanlah yang terbaik.. yang terlihat sempurna tak menjajnjikan bahagia.Namun jika dapat menerima kekurangan menjadi kelebihan,di situlah nilai kesempurna’an.
Oleh karena itu,janganlah mencari yang sempurna di mata,tapi carilah yang serasi di jiwa.

           INGATLAH… hidup tak selamanya cerah… adakalanya gelap gulita.
           Hidup tak selamanya di atas… adakalanya kita mesti rela di bawah.
           Hidup tak selamanya indah… adakalanya kepedihan merasuk kedalam sukma.
           Hidup tak selamanya sehat… adakalanya rasa sakit mendera.
           Hidup tak selamanya gembira… adakalanya duka melanda.
           Hidup tak selamanya berjaya… adakalanya gagal menghampiri jiwa.
          
            Itulah kehidupan,tapi jangan di jadikan alasan untuk membiarkan hidup kita sengsara.Bahagia itu pilihan,kita yang harus menciptakan.Jika hujan ibarat kesulitan,sedangkan matahari sebagai kebahagiaan,
Maka kita membutuhkan keduanya untuk melihat indahnya pelangi.Bersabarlah dalam mengarungi hidup,ada suka duka itu sudah pasti.Luruskan niat,sempurnakan ikhtiar,mantabkan dengan tawakkal.
Akan ada saatnya kesuksesan mampu kita raih,Amiiin…

            Seandainya kita bertanya kepada orang-orang di sekeliling kita dari berbagai agama,bangsa,profesi dan status social tentang cita-cita mereka hidup di dunia ini tentu jawaban mereka sama “kami ingin bahagia”.
Bahagia adalah keinginan dan cita-cita semua orang.Orang mukmin ingin bahagia,demikian orang kafir pun ingin bahagia.Orang yang berprofesi pencuri  pun ingin bahagia dengan profesinya.Melalui kegiatan menjual diri,seorang pelacur pun ingin bahagia. Meskipun semua orang ingin bahagia,mayoritas manusia tidak mengetahui bahagia yang sebenarnya dan tidak mengetahui cara meraihnya.


                                          al-Mawaddah Miftahul Ulum Bakid,Lumajang

1 تعليقات

"Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan"

إرسال تعليق

"Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan"

أحدث أقدم